Sabtu, Januari 29, 2011

Buku Perhitungan Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan

Salam Pembelajar,

Berikut ini adalah info baru bagi pembelajar statstik. Info menarik, bagi peneliti atau yang sedang mengerjakan tugas akhir(Skipsi, Tesis, ddl).. saatnya melakukan perhitungan dan penentuan besaran sampel secara mudah.. Buku sahabat saya “Nugroho Susanto” dapat menambah referensi di bidang penelitian kesehatan.

Selama ini diketahui penentuan besaran sampel yang representatif sangat diperlukan. Tujuan yang ingin diraih adalah efisien dari sisi biaya, waktu, tenaga dan hasil .. kehadiran buku ini mencoba memberi penyelesaian terhadap permasalahan itu.

Berikut pengantar buku yang dapat saya infokan:

Perhitungan besar sampel dalam penelitian merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penelitian. Ketepatan jumlah sampel yang dibutuhkan berdampak pada kesimpulan yang representatif dari penelitian. Hal yang penting untuk dipahami dalam perhitungan besar sampel penelitian meliputi: tingkat kemaknaan dari penelitian yang diinginkan, kekuatan uji dari penelitian yang dinginkan, nilai presisi pendugaan penelitian, nilai proporsi, nilai insidensi, nilai prevalensi, nilai odds rasio, nilai risiko relatif, variansi, deviasi standar dan nilai rata-rata. Dimana masing-masing komponen perhitungan besar sampel menempati formula rumus besar sampel yang dijelaskan dalam buku ini.

Perkembagan teknologi abad modern, di berbagai bidang khususnya kesehatan telah banyak memanfaatkan teknologi yang ada. Pada kesempatan ini dikenalkan aplikasi software besar sampel yang dikembangkan oleh badan kesehatan dunia (WHO) dan pembuktian secara manual besaran sampel yang dibutuhkan dalam penelitian. Langkah ini diharapkan bagi pembaca dapat memberikan tambahan pengetahuan mengenai perhitungan besar sampel penelitian bidang kesehatan. Selain itu hadirnya buku ini dapat memberikan solusi bagi mahasiswa, peneliti yang menghadapi kesulitan dalam perhitungan besar sampel penelitian.

Software yang digunakan dalam perhitungan besar sampel penelitian didasarkan dari software yang dikembangkan oleh badan kesehatan dunia (WHO) yang meliputi software epi info dan software sample size versi 2.0. Adanya software perhitungan besar sampel diharapkan mempermudah peneliti dalam melakukan perhitungan besar sampel penelitian dan rancangan penelitian yang tepat sesuai kaidah yang sebenarnya. Beberapa peneliti khususnya mahasiswa yang dalam proses penyusunan karya akhir (skripsi, tesis dan disertasi) menghadapi kendala dalam perhitungan besaran sampel penelitian.

Perhitungan besar sampel penelitian dalam buku ini memuat dari berbagai aspek dan memberikan penjelasan mengenai komponen-komponen dalam perhitungan besar sampel. Secara rinci dalam buku ini dijelaskan mengenai nilai-nilai yang dihasilkan oleh perhitungan software dengan berbagai teori yang terkait. Perhitungan besar sampel dalam buku ini dipisahkan menurut jenis desain penelitian, jenis sampel penelitian dan jenis variabel penelitian.

Nah, itu adalah pengantar dari buku yang dapat memberikan informasi awal isi dari buku tersebut. Silahkan bagi yang berminat dapat menguhubungi Ibu Desy (081904184439), Alamat di Percetakan MMI Jogja, Selokan Mataran No 238, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yk..55284

Info Harga Konsumen adalah Rp. 35.000,-

Untuk Harga Agen, toko atau Institusi Pendidikan yang diwakilkan (silahkan konfirm.. potongan 10-30%)

Ok Sahabat… demikian info terbaru dari blog ini.

Terima kasih, Salam

Eki

Jumat, Maret 19, 2010

Olah Data

Sahabat.....

Pengolahan data adalah satu proses wajib. Bertujuan mendapatkan hasil ringkasan dari "row data" /data mentah. Proses ini harus dilalui secara baik dan benar. Proses memperoleh hasil pengolahan data yang baik, maka seorang penulis, peneliti maupun mahasiswa harus memiliki tabel rencana analisis atau bisa disebut "table dummy". Tabel dummy adalah suatu rancangan tabel dengan parameter-parameter statistik yang telah dipilih atau ingin diperoleh dari kumpulan data tersebut.

Seorang pengolah data tidak bisa bekerja dengan baik (sesuai pesanan/kebutuhan klien) untuk melakukan proses pengolahan jika tabel rencana analisis tidak dibuat terlebih dahulu (oleh peneliti)... (ya kalau olah data hanya untuk melihat ringkasan deskriptif atau distribusi frekuensi...ya bisa dilakukan/dikeluarkan dengan hasil tabel dan grafik awal) . Terlebih lagi untuk kebutuhan inferensi (statistik).. tentu tidak bisa dilakukan oleh seorang praktisi (Tenaga Olah Data) apabila guide line /kerangka kerja tidak disepakati terlebih dahulu .

Baik sahabat ......bagi yang memerlukan supporting pengolahan data, maka langsung dapat mencari asisten dari mahasiswa lulusan Matematika atau khusus lagi yaitu Statistika, yang berfungsi sebagai asisten.. jadi otak tetap pada peneliti/penulis/......

Demikian satu informasi agar terjadi proses yang baik dan benar dalam hubungan antara yang memiliki data dengan pengolah data (statistisi)...semoga dapat dijadikan rujukan untuk kerja sama dengan para praktisi di bidang pengolahan data

Salam

Ki Hariyadi
Praktisi Olah Data
Tinggal di Sleman-Yk.

Rabu, Januari 06, 2010

Program Entry Data dan Analysis Data Free


Hari ini, rabu 7 Jan 10...

Saya bersilaturahmi ke Bioetik di Fakultas Kedokteran UGM.... ketemu dengan IT (Manajemen Data) di sana. Ternyata staf dilembaga ini cukup banyak... he he setelah 9 tahun baru tahu .. wah jadi malu baru berkunjung ke sini....

Yang saya peroleh dari hasil kunjungan ini adalah info yang sangat luar biasa yaitu mengenai fasilitas entry data yang sangat sederhana dengan customize yang dengan mudah bagi yang awam dengan program-program entry sekalipun akan dapat membuat secara cepat.. nama program ini adalah EpiData Versi Windows...

Program ini terdiri dari 3 bagian
1. Epidata Entry
2. Epidata Analysis
3. Epidata Manager.

Bagi anda yang ingin mencoba, silahkan dibuka di alamat webnya dan nikmati kebebasan memanfaatkan program ini dan tolong disampaikan ke rekan-rekan pencinta Statistik agar mau memanfaatkan nya untuk kebutuhan komputasi...

Demikian tulisan ini semoga bermanfaat

salam kebebasan, salam open source

Penulis

Rabu, Desember 23, 2009

Facebook = Silaturahmi

Wah... Virus Facebook memang luar biasa

Saya sebagai pengamat di bidang per internat-an.. bisa kasih komentar bahwa dengan adanya jejaring sosial yang sangat dasyat ini ikut bersyukur.. kenapa?
  1. Silaturahmi kepada kawan jadi bisa lebih cepat....
  2. Teman, Sahabat , Boss juga dengan mudah kita temukan beserta rekan-rekan dekat beliau.
  3. Pengingat alamat, kontak, dan yang utama hari kelahiran dan lokasi

Nah bagi pengusaha bidang internet dengan adanya jejaring sosial ini akan lebih meningkatkan permintaan dan penjualan jasa, penjualan pulsa dan yang utama penjualan paket-paket internetan.....

Baik saya memiliki contact Facebook, apabila perlu silahkan berkomunikasi dengan jejaring sosial ini.

Salam hangat,

Ki Hariyadi

Rabu, Agustus 05, 2009

Harapan Baru di Statistik

Salam Sukses bagi Pembelajar..

Ada satu hal yang menjadi pemikiran saya saat ini....yaitu:
  1. Begitu banyak permintaan untuk belajar ilmu teknis pengolahan data.
  2. Terkait hal itu .. siapa sumber belajar yang siap untuk di ajak bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan tersebut?
  3. Sayang begitu banyak program pengolah data bagus, semuanya harus di peroleh dengan proses lisensi (alias membayar). Bagaimana mengarahkan kepada para praktisi tersebut agar memanfaatkan fasilitas program "open source"?
Ada satu kepuasan saya yaitu apabila seseorang yang tidak memiliki dasar statistik, tetapi karena tuntutan pekerjaan dan pendidikan (bagi yang sedang studi ) maka mereka harus belajar mengolah data.. dengan belajar teknis dasar yang saya kenalkan membuat mereka semakin tertarik untuk lebih mendalami bidang pengolahan data (statistik)...

Selama ini statistik selalu di hubungkan dengan sesuatu yang rumit dan njlimet... tantangan bagi kami sebagai praktisi-2 statistik untuk dapat membuat bidang pengolahan data ini sebagai bidang yang menyenangkan... oke siap tertarik untuk share dan bergabung... wah kalau ada komunitas seperti itu .. dan berkumpul untuk membahas aktivitas ini tentu sangat menyenangkan ...


OK ...kapan ya kita akan membuat komunitas yang secara nyata memiliki kegiatan pengembangan bidang ini bertujuan mengenalkan secara sederhana proses pengolahan data dan proses komputasinya..

Salam

Ki Hariyadi
Praktisi Statistik
Sleman, Yogyakarta

Kamis, Juli 02, 2009

Data IFLS/Sakerti ....Free untuk Penelitian


Salam pembelajar,

Info terbaru dengan sudah ter publish di dalam web rand memberi era baru dalam sumber data survei di Indonesia. Bisa langsung dengan link berikut IFLS

Lengkap sebagai sumber data panel /Longitudinal
1. IFLS 1993
2. IFLS 1997
3. IFLS 2000
4. IFLS 2007

Segera ambil kesempatan untuk memperoleh informasi secara online
Fasilitas yang siap di download adalah:
1. Kuesioner (Dalam English dan Indonesia version)
2. Data base (Format Stata, Sas dan
3. Panduan penggunaan data dll

OK, pembelajar silahkan lebih jauh explorasi ke web tersebut, apabila ada hal-hal yang dapat di diskusikan silahkan kontak kami di email
kihariyadi.ugm@gmail.com

Tips link cepat
Salam

Senin, April 20, 2009

Aktivasi Antivirus Kaspersky 6.0

Dear all,

Bagi kelompok komputer ada informasi untuk memanfaatkan fasilitas antivirus berbayar he he .. Berikut adalah cara untuk registration "Key Antivirus Kaspersky 6". Mengingat kelebihannya untuk "disinfected" beberapa file yang terkena virus, maka saya sarankan untuk memakai program ini. Namun sebaiknya apabila ada biaya atau dana silahkan membeli secara legal dari web kaspersky

Prosedurnya:
  1. Caranya masuk ( Start ) lalu ( Run ) , Bisa juga masuk dengan menekan tombol Logo Windows dan tombol R secara bersamaan (Logo Windows + R).
  2. Ketik ( regedit ) lalu tekan ( OK )
  3. Lalu akan keluar layar baru, di situ carilah (HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\KasperskyLab\AVP6\Data) lalu klik kanan di ( Data ) lalu Pilih ( Permissions… )
  4. Pilih ( Advanced )
  5. Di layar ( Advanced Security Settings for Data ) .. Ada kalimat yg dimulai dengan ( Inherit from parent the permission… ) nah.. hilangkan tanda check nya.
  6. Setelah dihilangkan, akan ada keterangan baru. Pilih ( Remove )
  7. Lalu di (Advanced Security Settings for Data ) klik ( Apply )
  8. Setelah klik apply kamu akan mendapat pilihan message baru, pilih aja ( Yes )
  9. Setelah itu tekan ( OK ) di ( Advanced Security Settings for Data )
  10. Setelah itu tekan ( OK ) di ( Permissions For Data )
  11. Setelah itu keluarlah dari program kaspersky .. kemudian jalankan kaspersky nya lagi. Atau jika anda tidak tahu bagaimana caranya, anda sekarang mungkin bisa merestart komputer anda.
  12. Setelah Kasperky di jalankan lagi, di dekstop icon, anda akan melihat icon Kaspersky tidak lagi berwarana (MERAH) tapi sudah berubah menjadi (ABU-ABU).
  13. “Kasperky 6 anda sekarang sudah tidak perlu Registration Key lagi, dan dapat digunakan untuk melakukan update terbaru.
Sumber: Tulisan Wordpres

Kamis, April 16, 2009

Contoh Syntax Merge Data Susenas

Dear Pembaca,

Berikut ini adalah satu teknik menggabung data susenas antara data individu dan data Keluarga (RT) untuk data tahun 2004. Anda dapat mengunduh file syntax di link berikut.

Syntax Merge Susenas 2004

Semoga dapat bermanfaat

Salam

Kuesioner & Panduan Wawancara Susenas


Hello Pecinta Susenas,

Banyak pertanyaan yang masuk ke saya... seperti saya kutip berikut ini "dimana saya dapat memperoleh kuesioner dan panduan Susenas?"..

"Perkenalkan, saya Inggrid. Saat ini, saya sedang memerlukan buku pedoman pencacah untuk Sakernas dan Susenas dari 2002-2005. Apakah Bapak memilikinya? Jika memang memilikinya, bagaimanakah cara saya mendapatkannya ? Terima kasih untuk kerjasama dan bantuannya.
Hormat saya,
Inggrid" Informasi berikut semoga dapat memberi info agar dapat membantu pembaca
Informasi tersebut dapat dengan mudah di akses di Internet.

Info ==>untuk memperoleh Kuesioner & Panduan Susenas dapat kita lakukan dengan 3 cara, yaitu:
  1. Unduh dari webnya Rand di www.rand.org (search kata kunci susenas: tersedia semua kuesioner dari tahun 1976 sampai 2007) berikut penduan pencacah dan koordinator)
  2. FotoCopy Hard Copy dari BPS Propinsi atau Kabupaten, lebih baik lagi ke bagian Sirkulasi BPS pusat. Nanti tinggal pesan dan minta di kirim ke alamat kita (web dapat di lihat di BPS Pusat)
  3. Bisa copy dari IKM untuk beberapa tahun, minimal kuesioner sudah pernah saya unduh dari sumber Rand dan soft copy dari BPS tahun 2001-2007.

Kemudian Sakernas (Survei Kesehatan Nasional ) saya belum memiliki nya coba di search saja di Mas Google, barangkali ada di dunia internet, namun apabila tidak ada dapat langsung kontak ke BPS

Link Akses Cepat
1. Sesi BPS di Rand
2. Susenas di Rand (1976-2003)

Demikian Semoga membantu.

Salam hangat,

Ki Hariyadi
Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan (PMPK)
Gedung IKM sayap Utara Lt II, Fakultas Kedokteran UGM
Jl. Farmako Sekip Utara, Yogjakarta 55281.
Telp. +62 0274 549425
HP. +62818267286


Catatan :
File yang ada dalam format PDF dan memiliki ukuran yang cukup besar sehingga apabila di email terlalu berat, lebih baik di unduh (di download) sendiri dari web Rand.

Rabu, November 12, 2008

Belajar terus sepanjang hayat menuju kesempurnaan


Jakarta, 13 November 2008
Merupakan deskripsi pribadi penulis.

Tulisan kali ini adalah satu pelajaran yang saya peroleh di Jakarta yang bersumber dari orang-orang yang akan ikut bangga dengan keberhasilan kita apabila dapat menjadi "orang besar".

Dunia konsultan adalah dunia yang penuh dengan tantangan. Kecenderungan yang sudah terjun ke dunia ini maka sepanjang waktu yang dia punya akan tersedot dan habis di dunia ini. Keluarga, Sosial dan Lain-lain bisa tidak sempat kita nikmati secara wajar. Namun itulah dunia konsultasi, memang memerlukan pengorbanan orang-orang yang berada di dalamnya untuk fokus terkait keahliannya...

Satu hal yang perlu di perhatikan, konsultan dalam (Indonesia) sebagaian besar belum memiliki mental yang kuat seperti Konsultan Asing. Buktinya: Pertama, jarang berani keluar kandang untuk melihat masalah dari sisi yang berbeda dengan cara meninggalkan kemapanan. Apabila harus tinggal berlama-lama di suatu wilayah maka masih harus berfikir 100 X untuk memutuskannya. Kedua, pingin hasil (output) yang besar tetapi dengan tidak memprioritas waktu dan pikiran secara full terhadap pekerjaannya. Ketiga, Tidak berani mengambil sikap bebas. Artinya masih ingin aman dengan cara menjadi pegawai di suatu lembaga yang mungkin tidak merasa nyaman berada di sana.

Nah pertanyaannya bagaimana kita mensikapi hal tersebut???

Solusi... pertama, untuk menjadi konsultan dengan penghargaan yang setara dengan konsultan asing diperlukan pengorbanan awal, semisal mau bekerja di negara asing meskipun dengan HR yang awalnya hanya rata-rata. Kedua, Mau lepas dari belenggu kemapanan, yaitu tidak terikat gaji tetap tetapi lebih memilih kebebsan untuk dapat mengembangkan diri... dengan asumsi ketika sudah berkembang baik tentu saja dari sisi materi tidak usah di tanya akan ikut dengan sendirinya.., Ketiga, Buat jaringan yang semakin luas dengan cara bekerja dengan semaksimal untuk lembaga yang mengontrak kita dengan baik dan tinggalkan pengalaman yang baik..

Nah sahabat... bagaimana dengan anda, siapkah anda memulai menjadi yang terbaik...?
Selamat belajar dan berjuang ....


Sepenggal cerita ini semoga dapat menjadi bahan introspeksi bagi kita untuk menjadi lebih baik dengan cara belajar terus sepanjang hayat menuju kesempurnaan..

Wassalam

Ki Hariyadi
(Statistisi & Peneliti Kesehatan Masyarakat)

Rabu, September 24, 2008

Manual Variabel Data Base Susenas 2001


Secara terperinci setiap data susenas bersumber BPS memiliki 2 kelompok data yaitu data KOR dan MODUL. Ketersediaan variabel di setiap kelompok data dapat di informasikan menjadi sebuah tulisan yang dapat membantu pengguna data. Setiap tahun data susenas memiliki kecenderungan yang sama terhadap variabel yang di teliti, sehingga baik apabila perincian variabel dapat di tulis menjadi materi sederhana yang bertujuan untuk mempermudah pengguna data.


Isi Database Pertanyaan Individu Susenas (KOR)

(nama File kor01ind.dta)

Susenas 2001

  1. Kode Wilayah (k1r1-k1r8)
  2. Keterangan Individu (k4r7-k4r17)
  3. Keterangan Pedidikan (umur > 5 Thn) (k5r1-k5r10)
  4. Keterangan ART yang bekerja

(1) Jumlah Jam kerja, (2) Lapangan Pekerjaan, (3) Jenis Pekerjaan, (4) Status dalam pekerjaan , (5) Pendapatan, (6) Upah berupa Uang dan Barang (k5r11-k5r16)

  1. Keterangan Kesehatan (Semua Umur)

(1) Keluhan 1 bln terakhir, (2) Berobat Sendiri, (3) Berobat Jalan, (4) Berobat Rawat Inap (Kemana, Biaya, Sumber Biaya, Kepuasan), (5) Konsultasi (k5r16-k5r27)

  1. Kesehatan Balita meliputi (1) Umur, (2) Penolong persalinan, (3) Kunjungan ke posyandu, (4) pelayanan terakhir yang di peroleh, (5) Pemberian Asi. (k7r28-k7r32)
  2. Kesehatan Bayi meliputi (1) pemberian Asi 24 Jam terakhir, (2) Pemberian makanan tambahan (k7r33-k7r34)
  3. Kebiasaan Merokok (>= 10 Thn ) (k7r35-k7r38)

Isi Database Pertanyaan Rumah Tangga Susenas (KOR)

(nama File kor01rmh.dta)

Susenas 2001

1. Kode Wilayah (k1r1-k1r8)

2. Perumahan dan Pemukiman

- Penguasaan Tempat Tinggal (k6r1-k6r5)

- Kondisi Fisik Bangunan (k6r6- k6r11)

3. Pengeluaran Rumah Tangga

- Pengeluaran Pangan (k7r1-k7r16)

- Pengeluaran Non Pangan (k7r17-k7r28)

Ki Hariyadi

Praktisi Statistik dan Pengguna Data Susenas sejak 1999

Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan (PMPK)

Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Email: kihariyadi@yahoo.com

Manual Variabel Data Base Susenas 2001


Secara terperinci setiap data susenas bersumber BPS memiliki 2 kelompok data yaitu data KOR dan MODUL. Ketersediaan variabel di setiap kelompok data dapat di informasikan menjadi sebuah tulisan yang dapat membantu pengguna data. Setiap tahun data susenas memiliki kecenderungan yang sama terhadap variabel yang di teliti, sehingga baik apabila perincian variabel dapat di tulis menjadi materi sederhana yang bertujuan untuk mempermudah pengguna data.


Isi Database Pertanyaan Individu Susenas (KOR)

(nama File kor01ind.dta)

Susenas 2001

  1. Kode Wilayah (k1r1-k1r8)
  2. Keterangan Individu (k4r7-k4r17)
  3. Keterangan Pedidikan (umur > 5 Thn) (k5r1-k5r10)
  4. Keterangan ART yang bekerja

(1) Jumlah Jam kerja, (2) Lapangan Pekerjaan, (3) Jenis Pekerjaan, (4) Status dalam pekerjaan , (5) Pendapatan, (6) Upah berupa Uang dan Barang (k5r11-k5r16)

  1. Keterangan Kesehatan (Semua Umur)

(1) Keluhan 1 bln terakhir, (2) Berobat Sendiri, (3) Berobat Jalan, (4) Berobat Rawat Inap (Kemana, Biaya, Sumber Biaya, Kepuasan), (5) Konsultasi (k5r16-k5r27)

  1. Kesehatan Balita meliputi (1) Umur, (2) Penolong persalinan, (3) Kunjungan ke posyandu, (4) pelayanan terakhir yang di peroleh, (5) Pemberian Asi. (k7r28-k7r32)
  2. Kesehatan Bayi meliputi (1) pemberian Asi 24 Jam terakhir, (2) Pemberian makanan tambahan (k7r33-k7r34)
  3. Kebiasaan Merokok (>= 10 Thn ) (k7r35-k7r38)

Isi Database Pertanyaan Rumah Tangga Susenas (KOR)

(nama File kor01rmh.dta)

Susenas 2001

1. Kode Wilayah (k1r1-k1r8)

2. Perumahan dan Pemukiman

- Penguasaan Tempat Tinggal (k6r1-k6r5)

- Kondisi Fisik Bangunan (k6r6- k6r11)

3. Pengeluaran Rumah Tangga

- Pengeluaran Pangan (k7r1-k7r16)

- Pengeluaran Non Pangan (k7r17-k7r28)

Ki Hariyadi

Rabu, Agustus 27, 2008

Mengenal Epi Info 2000

Epi Info 2000 atau Epi Info Versi 3.2.2

Epi Info (TM) merupakan program Data Base dan Statistik yang disiapkan untuk profesional di Bidang Kesehatan masyarakat. Program ini dapat digunakan untuk keperluan (1) investigasi dalam memecahkan permasalahan, (2) manajemen data surveilans atau hal lain di bidang Kesehatan Masyarakat, (3) manajemen data secara umum dan (4) aplikasi statistik.

Epi Info(TM) adalah program untuk publik dan disediakan secara bebas untuk dipakai, dicopy, diterjemahkan dan didistribusikan. “Epi Info” adalah merek dari the Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Program Epi Info adalah program yang dibuat berbasis grafis. Basis sistem operasi Windows. Kemampuan visual yang dimiliki membuat pemakainya lebih cepat belajar menggunakan fasilitas yang ada di dalam program ini (misal Manajemen Data, Komputasi dan Pengolahan Data). Epi Info terbaru adalah versi 3.3.2. yang dirilis Februari, 2005

Demikian tulisan pertama mengenai Epi Info.. tunggu lanjutannya
Salam

Senin, Juni 02, 2008

Metode Quantum Teaching

Cerahkan Dunia Pendidikan Dengan Metode Quantum Teaching

Oleh: Rasyid Ridho


Seiring perkembangan zaman, dunia pendidikan juga memerlukan berbagai inovasi. Hal itu penting dilakukan untuk kemajuan kualitas pendidikan, tidak hanya pada tataran teori tapi sudah bisa diarahkan kepada hal yang bersifat fraksis.

Diakui atau tidak (meski masih belum ada penelitian konkret), banyak yang merasa sistem pendidikan terutama proses belajar mengajar, membosankan. Dalam sebuah situs di Internet ditulis, fakta yang terjadi akhir-akhir ini ada banyak keluhan murid tentang pendidikan. Di antaranya, murid menganggap pendidikan saat ini kurang memberikan kebebasan berpikir, banyak hapalan, mata pelajaran banyak mengejar kurikulum, mengajarkan pengetahuan bukan keterampilan, dan banyak mengajarkan logika tanpa melibatkan emosi.

Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan, ditemukan sebuah pendekatan pengajaran yang disebut denganQuantum Teaching, dikembangkan oleh seorang guru dalam pembelajaran. Quantum Teaching sendiri berawal dari sebuah upaya Dr Georgi Lozanov, pendidik asal Bulgaria, yang bereksperimen dengan suggestology. Prinsipnya, sugesti dapat dan pasti mempengaruhi hasil belajar.

Pada perkembangan selanjutnya, Bobbi de Porter (penulis buku Best SellerQuantum Learning dan Quantum Teaching), murid Lozanov, dan Mike Hernacki, mantan guru dan penulis, mengembangkan konsep Lozanov menjadi Quantum Learning. Metode belajar ini diadopsi dari beberapa teori. Antara lain sugesti, teori otak kanan dan kiri, teori otak triune, pilihan modalitas (visual, auditorial, dan kinestetik) dan pendidikan holistik.

Konsep itu sukses diterapkan di Super Camp, lembaga kursus yang dibangun de Porter. Dilakukan sebuah penelitian untuk disertasi doktroral pada 1991, yang melibatkan sekitar 6.042 responden. Dari penelitian itu, Super Camp berhasil mendongkrak potensi psikis siswa. Antara lain peningkatan motivasi 80 persen, nilai belajar 73 persen, dan memperbesar keyakinan diri 81 persen.

Sekolah yang didirikan de Porter itu, menjadi pusat percontohan tempat metode Quantum dipraktikkan. Remaja, karyawan, eksekutif perusahaan, menjadi murid di sekolah ini. Tujuannya satu: menjadi manusia baru. Pada akhirnya Quantum Learning itu kembali disempurnakan menjadi Quantum Teaching. Itulah sebabnya Jack Canfielf, penulis buku Chicken Soup of the Soul mengatakan, metode ini akan mengobarkan kembali api yang ada di dalam diri Anda.

Quantum Teaching bahkan menggugat cara mengajar yang selama ini dilakukan secara ‘turun temurun’.

Persamaan Quantum Teaching ini diibaratkan mengikuti konsep Fisika Quantum yaitu:

E = mc2

E = Energi (antusiasme, efektivitas belajar-mengajar,semangat)

M = massa (semua individu yang terlibat, situasi, materi, fisik)

c = interaksi (hubungan yang tercipta di kelas)

Berdasarkan persamaan ini dapat dipahami, interaksi serta proses pembelajaran yang tercipta akan berpengaruh besar sekali terhadap efektivitas dan antusiasme belajar pada peserta didik.

Kata Quantum sendiri berarti interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Jadi Quantum Teaching menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan cara menggunakan unsur yang ada pada siswa dan lingkungan belajarnya melalui interaksi yang terjadi di dalam kelas.

Bila metode ini diterapkan, maka guru akan lebih mencintai dan lebih berhasil dalam memberikan materi serta lebih dicintai anak didik karena guru mengoptimalkan berbagai metode.

Apalagi dalam Quantum Teaching ada istilah ‘Bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan hantarlah dunia kita ke dunia mereka’. Hal ini menunjukkan, betapa pengajara dengan Quantum Teaching tidak hanya menawarkan materi yang mesti dipelajari siswa. Tetapi jauh dari itu, siswa juga diajarkan bagaimana menciptakan hubungan emosional yang baik dalam dan ketika belajar.

Selain itu, ada beberapa prinsip Quantum Teaching, yaitu:

  1. Segalanya berbicara, lingkungan kelas, bahasa tubuh, dan bahan pelajaran semuanya menyampaikan pesan tentang belajar.
  2. Segalanya bertujuan, siswa diberi tahu apa tujuan mereka mempelajari materi yang kita ajarkan.
  3. Pengalaman sebelum konsep, dari pengalaman guru dan siswa diperoleh banyak konsep.
  4. Akui setiap usaha, menghargai usaha siswa sekecil apa pun.
  5. Jika layak dipelajari, layak pula dirayakan, kita harus memberi pujian pada siswa yang terlibat aktif pada pelajaran kita. Misalnya saja dengan memberi tepuk tangan, berkata: bagus!, baik!, dll.

Lebih jauh, dunia pendidikan akan semakin maju ke depannya. Sebab, Quantum Teaching akan membantu siswa dalam menumbuhkan minat siswa untuk terus belajar dengan semangat. Apalagi Quantum Teaching juga sangat menekankan pada pentingnya bahasa tubuh. Seperti tersenyum, bahu tegak, kepala ke atas, mengadakan kontak mata dengan siswa dan lain-lain. Humor yang bertujuan agar KBM tidak membosankan.

Guru juga perlu memiliki Emotional Intelligence, yaitu kemampuan kita untuk matang mengelola emosi.

Alumnus Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari,
tinggal di Banjarmasin
e-mail:
rasyid_ridho12@yahoo.com

Kolinieritas

Kolinieritas.

Oleh : Ki Hariyadi

Profesi : Praktisi Statistik

Pengantar

Penggunaan beberapa variabel independen secara bersamaan ke dalam persamaan regresi, ada kemungkinan terjadi hubungan yang berkaitan erat satu sama lain antar variabel. Hubungan yang ”terlalu besar” antara variabel bebas mungkin terjadi. Kondisi ini yang dinamakan kolinieritas.


Definisi

Keadaan dimana variabel-2 independen dalam persamaan regresi memiliki hubungan kuat satu sama lain.


Masalah-masalah yang ditimbulkan :

  1. Koefisien regresi yang bertanda positif dalam regresi sederhana bisa berubah menjadi negatif dalam regresi berganda atau sebaliknya.
  2. Fluktuasi nilai estimasi koefisien regresi sangat besar.
  3. Jika variabel-2 independen terkorelasi satu sama lain, maka variabel-2 tersebut menelaskan varians yang sama dalam mengestimasi variabel dependen. Penambahan variabel independen tidak berpengaruh apa-apa.

Langkah-langkah mendeteksi

  1. Lakukan korelasi bivariate antara variabel-variabel yang ada (Korelasi Pearson untuk data kuantitatif : Skala interval dan Skala rasio; Korelasi Spearman untuk data Kategorikal : Skala nominal dan skala ordinal)
  2. Lakukan pendeteksian hubungan bivariate dari variabel-2 independen terhadap variabel dependen (perhatikan arah hubungan yang terjadi)
  3. Lakukan pemodelan dengan regresi berdasar besarnya nilai korelasi bivariate (Metode Maju/Forward). Perhatikan estimasi koefisien yang terjadi.
  4. Analisis dari korelasi bivariate dan estimasi koefisien regresi apakah ada koefisien yang berubah (dari positif menjadi negatif, atau sebaliknya : berarti telah terjadi kolinieritas), terjadi perubahan (fluktuasi) koefisien determinasi dll.

Referensi

Lincolin Arsyad, Peramalan Bisnis (Edisi Pertama), BPFE Yogyakarta, 1999.

Raymond H. Myers, Classical and Modern Regression With Applications, PWS-Kent Publishing company-Boston, 1989

Rabu, Februari 20, 2008

Beberapa Dasar Kemampuan Membayar Masyarakat

Kemampuan Membayar Masyarakat (ATP /Ability to Pay)

Menurut Mukti (2001) dapat menyimpulkan bahwa untuk mengetahui kemampuan membayar masyarakat dapat dilihat dari dari sisi pengeluaran untuk keperluan yang bersifat tersier seperti: pengeluaran rekreasi, sumbangan kegiatan sosial, dan biaya rokok.
Kemampuan masyarakat membayar biaya pelayanan kesehatan dapat dilihat dari pengeluaran tersier non pangan (Gani dkk, 1997). Susilowati dkk. (2001) berpendapat bahwa, kemampuan membayar biaya pelayanan kesehatan dapat diukur dari keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi kebutuhan di luar kebutuhan dasar. Dalam hal ini antara lain minuman/makanan jadi, minuman beralkohol, tembakau/rokok atau sirih, serta pengeluaran pesta yang diukur setahun. Kemampuan untuk membayar berhubungan dengan tingkat pendapatan dan biaya jasa pelayanan lain yang dibutuhkan masyarakat untuk hidup.


Mendukung formula diatas batasan ATP yang di pakai oleh negara -negara di dunia yang sudah menjadi rekomendasi WHO yang di sampaikan oleh Xu, et. al (2005) adalah 5% dari kapasitas membayar rumah tangga atau dalam rumus

ATP = 5% X CTP;

CTP = Kapasitas Membayar, yang di peroleh dari pengeluaran non pangan di tambah dengan pengeluaran pangan non esensial.


Formula ini merupakan formula yang di rekomendasikan sebagai batasan kemampuan membayar rumah tangga. Kapasitas membayar rumah tangga atau Disposible Income merupakan sebuah nilai yang dapat dipakai sebagai dasar untuk melihat kemampuan membayar masyarakat.
Batasan ini dapat berubah sesuai dengan situasi dan kondisi dari suatu negara.

Minggu, Februari 17, 2008

Isi Data Susenas 1999 dan 2001

Hai Pecinta Data Sekunder

Info berikut ini memperkenalkan isi dari Susenas untuk periode 1999 dan 2001 yangdidapatkan dari panduan Susenas BPS. Semoga memberikan informasi mengenai isi data di tahun tersebut.

SUSENAS 1999 vs 2001

1999

2001

Nama Bagian

Kor

Modul

Kor

Modul

Identifikasi

I

I

I

I

Karakteristik Rumah Tangga

II

II

II

II

Karakteristik Enumerasi

III

III

III

III

Karakteristik Anggota Rumah Tangga

IV

N.A

IV

IV

Pengeluaran Rumah Tangga

IX

IV

VII

VII

Kesehatan Individu dan Tingkat

V

N.A

V

V

Keterangan Kesehatan

N.A

N.A

VC*

VC

Pendapatan

N.A

V

V

V

Aktivitas Anggota RT berusia ≥ 10 thn

VI

N.A

V

V

Keluarga Berencana

VII

N.A

VC*

VC

Perumahan dan Pemukiman

VIII

N.A

VI*

VI

Stok untuk Hidup

X

N.A

N.A

N.A

Stok Beras (Pangan)

N.A

N.A

N.A

VIII

Na: Tidak tersedia

Sumber : BPS, 2001


Salam

Sabtu, Februari 16, 2008

Bahan Dasar Keadilan Pembiayaan Kesehatan di Indonesia


Keadilan Pembiayaan Kesehatan


Keadilan pembiayaan kesehatan adalah salah satu bagian dari 3 tujuan pokok dari sistem kesehatan yaitu pelayanan kesehatan yang baik, cepat tanggap, dan adil dalam kontribusi pembiayaan (Xu et al., 2005).
Keadilan dalam kontribusi pembiayaan dan perlindungan terhadap risiko keuangan berdasarkan asumsi bahwa sebaiknya rumah tangga dapat membayar bagiannya secara adil. Hal itu tergantung pada perkiraan atau asumsi normatif masyarakat dan bagaimana sistem kesehatan dapat membiayai.
Penelitian Equitap oleh Doorslaer et al. (2005) memberikan suatu konsep keadilan dalam pembayaran pelayanan kesehatan yaitu rumah tangga sebaiknya tidak membelanjakan lebih dari batas tertentu atas pendapatannya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan selama periode tertentu.
Pengeluaran yang melebihi batas tersebut akan menyebabkan terganggunya rumah tangga.


Disetiap negara, keadilan kontribusi pembiayaan mencakup dua aspek penting yaitu pengumpulan risiko (risk pooling) diantara mereka yang sehat atau yang sakit dan pembagian risiko (risk sharing) antar kemakmuran atau tingkat pendapatan. Penggabungan risiko merupakan dasar pemikiran kontribusi pembiayaan kesehatan untuk perawatan ketika sakit. Jadi setiap orang yang sakit tidak ditimpa beban ganda karena sakit dan ongkos perawatan. Pembiayaan adil jika rasio antara kontribusi total kesehatan dan pengeluaran total bukan makanan adalah sama untuk semua rumah tangga (Xu et al., 2005).

Wagstaff dan Doorslaer (1999; 2002) menghubungan pengaruh total dari distribusi pembiayaan dalam pendistribusian pendapatan dengan konsep keadilan vertikal dan keadilan horisontal. Dikatakan adil secara vertikal apabila secara luas setiap kelompok mampu/kaya membayar lebih dalam sistem kesehatan dibandingkan kelompok tidak mampu/miskin. Adil secara horisontal apabila secara luas masing-masing keluarga yang memiliki pendapatan sama akan membayar sama di dalam sistem kesehatan.


Pertanyaan yang muncul apakah di Indonesia sudah terwujud keadilan pembiayaan ini???


Kamis, Oktober 18, 2007

Sharing Teknis Pengolahan Data Sekunder (SUSENAS)

Hello pencinta Statistik untuk Data sekunder,,,,

Apabila dari rekan, rekan ingin sharing tentang pengolahan data sekunder silahkan comment di Forum ini...

Forum ini juga khusus untuk pengolahan data dengan program SPSS atau Stata.

kirimkan syntax anda yang ingin di tanyakan dan kalau memang perlu untuk interpretasi hasil bisa di kirimkan per email : kihariyadi.ugm@gmail.com atau per web ini.

Terima kasih

Salam
Eki

Jumat, Juli 20, 2007

Software Rulisoft

Hi,
Ini meruapkan info yang sederhana untuk memenuhi kebutuhan program bantu manajeman dan pengendalian usaha serta pribadi.

Rulisoft merupakan perusahan pembuatan program-program berbasis windows.

alamatnya Rulisoft, silahkan input nama anda dan alamat email (klik).
Ataupun bisa juga dengan mengirim link berikut: member

Mengakses area member di Registrasi


Rulisoft.com
*)Hanya berlaku untuk produk utama (Omset, Benefit dan Pajak21).

Free Web Counters
DSL ISP Service